Sabtu, 13 Oktober 2012

tugas 2 (struktur organisasi)


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
Di era globalisasi yang makin marak ini, organisasi dibutuhkan untuk menjadi wadah berkembangnya diri. Baik itu potensi-potensi dalam diri atau potensi kelompok-kelompok yang akan mencapai tujuan tertentu. Dengan struktur bagan yg telah ditentukan system oraganisasi berjalan sesuai dengan struktur tersebut.

1.2 Batasan Masalah
Dalam makalah ini akan dibahas type/ bentuk organisasi, struktur / skema organisasi, dan konflik dan contoh nyata organisasi.
1.3 Tujuan
Untuk mengetahui type/ bentuk organisasi, struktur / skema organisasi, dan konflik dan contoh nyata organisasi.


BAB II
PEMBAHASAN

 2.1  Type dan bentuk organisasi
2.1.1 Type organisasi
Dalam organisasi di Indonesia saat bermacam -macam bentuk organisasi baik bersifat organisasi kemasyarakatan ,atau organisasi partai politik.Bahkan dalam pemerintahan di katakan organisasi beskala nasional.karena organisasi itu terdiri dari anggota dan pengurus.Di dalam bentuk organisasi dapat kita bedakan sebagai berikut:
        1. Piramida Mendatar(flat)
               menpuanyai ciri-ciri diantaranya :
                a  Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hararki kewenangan sedikit.
                b. jumlah pekerja(bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak
  c. Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil,di negara kita bisa kita lihat misal nya organisasi kemiliteran.
       2. Piramida Terbalik.
Organisasi piramida terbalik adalah kebalikan dari tipe piramida terbalik adalah jumlah jabatan pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi-organisasi yang pengangkatan pegawainya berdasarkan atas jabatan fungsional seperti organisasi-organisasi/ lembaga-lembaga penelitian, lembaga-lembaga pendidikan.
      3. Type Kerucut
type organisasi kerucut mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
a.Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki/kewenangan banyak.
b.Rentang kendali sempit.
c.Pelimpahan wewenang dan tanggung jawab kepada penjabat/pimpinan yang bawah/rendah
d.Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.
e.Jumlah informasi jabatan cukup besar.

2..1.2  Bentuk Organisasi

Dalan berorganisasi tentu mempunyai bentuk bentuk organisasi
1. Bentuk organisasi staff
2. Bentuk organisasi lini
3.Bentuk organisasi fungsional
4. Bentuk organisasi fungsional dan lini
5. Bentuk organisasi fungsional dan staff
6. Bentuk organisasi lini dan staff


2.2 Struktur atau skema organisasi

Struktur atau skema organisasi yaitu satuan organisasi yang mempunyai hubungan dan saluran wewenang dan tanggung jawab yang ada dalam organisasi.jadi arti organisasi dan tipe organisasi sering disamakan, padahal keduanya berbeda. Menurut tipenya organisasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi dengan tipe piramid dan organisasi dengan tipe kerucut. Bentuk organisasi memandan dari segi tata hubungan , wewenang , dan tanggung jawab yang ada dalam suatu organisasi..
2.3 Konflik organisasi

                Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.
Konflik bertentangan dengan integrasi. Konflik dan Integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. Konflik yang terkontrol akan menghasilkan integrasi. sebaliknya, integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik.

2.4 Contoh Organisasi

2.4.1 OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)
                Dalam berorganisasi di sekolah lembaga formal yang menaungi adalah OSIS. OSIS dalam melaksanakan kerjanya membawahi bidang-bidang atau organisasi-organisasi yang berdiri pada suatu sekolah. OSIS sendiri mempunyai program-program kerja yang akan dilaksanakan dalam periode satu tahun masa jabatan. Dalam OSIS terdiri dari ketua, wakil ketua, bendahara, sekretaris yang dimana mereka disebut sebagai BPH (badan pengurus haarian). Selain itu juga terdapat pengurus lain seperti ketua seksi bidang (sekbid) dan anggota-anggotanya yang siap menjalankan program-program yang sudah dirancang dalam ADART (anggaran dasar rumah tangga) untuk setiap tahunnya.



BAB III
     KESIMPULAN

3.1 Kesimpulan
Dari struktur organisasi yang ada dapat diketahui alur organisasi tersebut berjalan. Dari struktur tersebut pula kita dapat mebgetahui kepada siapa saja para pengurus organisasi tersebut bertanggung jawab atas pekerjaannya. Tak luput dari masalah semua organisasi berjalan pasti ada perbedaan pendapat. Dari perbedaan tersebut dapat diambil berbagai kesimpulan yang dapat membantu memecahkan berbagai masalah dalam organisasi tersebut. Tapi bagaimana caranya orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut menyelesaikannya.
3.2  Saran
                1. Selesaikan masalah dengan kepala dingin.
                2. Pandang suatu masalah dari berbagai aspek.
                3. Minimalisir ketegangan antar anggota.

                                                                     BAB IV
                    
                                                             DAFTAR PUSTAKA


Sumber : http://ballo.wordpress.com/2010/10/19/type-dan-bentuk-organisasi/

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/tipe-atau-bentuk-organisasi-2/



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar